Jumat, 13 Juni 2014

Now I'm 22!

Tepat pada tanggal 3 juni.. Tuhan menginjinkan saya menginjakkan kaki di angka 22..
Puji Tuhan masih di anugrahkan usia itu..
Angka yang seharusnya dapat menunjukkan kualitas yg baik dr seseorang..
Angka yang kata orang sudah boleh menikah..
Angka yang kata orang waktu untuk bekerja..

Namun, jauh dari semua kata orang yang paling penting adalah bagaimana membangun karakter. Karakter yang selaras dengan usia 22 tahun dan sesuai Firman Tuhan..
Bagi saya, Angka 22 tahun adalah angka yang menunjukkan kedewasaan..
Membangun hal-hal fisik dan mencita-citakannya tidaklah salah. Namun yang lebih penting adalah bagaimana membangun pribadi menjadi lebih baik..
Menjadi dewasa bukanlah hal yang mudah, tidak jarang saya terbawa situasi lingkungan dan akhirnya keluar dari jalur "sifat kedewasaan" itu sendiri...
Dewasa berarti dapat mengontrol emosi, tetap bijaksana saat suasana begitu kacau, tidak terpengaruh dengan hal-hal buruk dan lain-lain..
Dewasa ditunjukkan melalui perkataan dan perbuatan kita...
Dan akhirnya kedewasaan dapat dicapai selama mau berproses dan diproses oleh kehidupan.
Kedewasaan membuat seseorang terpandang, karenanya dunia dapat ditaklukkan.. b"d
Ya ini lah 22!

O Ya,,bicara tentang 22 tahun dan menikah.. (aduh,jangan kan cerita tentang menikah, pacar saja belum punya.hahahah)
begini ceritanya...
Waktu itu, setelah pertandingan futsal PERMAHKOTA, saya dan beberapa teman bercerita dan bercanda tawa..asik.. Entah mengapa pada saat itu, pembicaraan kami mengarah ke masalah pacaran..ckck biasalah wanita..
Ooo yaya,,waktu itu kami menggosipkan orang yang lewat (kebetulan orang itu teman dari teman yang duduk di samping saya)..
Teman saya bilang (sebut saja A), itu si X pernah pacaran dengan tiit (pemain gitar di gereja ku), kira-kira 1 tahun..
Saya : hah? serius? wiih mantap..
A : Akhirnya putus juga pas 1 tahun, lumayan itu..
Saya : baaah,,belum lama itu 1 tahun kecuali 3 tahun kek..
B (teman saya yang lain) memotong pembicaraan saya : (berbicara ke saya) baah apa juga kau, belum pernah pacaran banyak saja teori..!
Saya : (diam) (jleeb..sakit booo)..

Sekali lagi, mereka yang dewasa mengontrol emosi dan perkataannya...yayaya (elus-elus dada)..
22 tahun : kedewasaan dan mungkin butuh bukti fisik seperti memiliki kekasih yaaa..hahahahha..(sesat)...