Senin, 02 Juli 2012

AKU CHINA


Yup, nama ku Gladys Haryanto, tapi punya nama Cina, sebuah nama yang cantik diberikan oleh nenek ku, waktu saya di lahirkan, yaitu : Ho Li Hua..yang artinya bunga yang cantik..asiik..haha..
Saya dilahirkan dari keluarga Cina bermarga Ho, Papa ku dari suku Koantong dan Mama ku dari suku Hokian, saya dibesarkan dengan ajaran bahasa Mandarin yang harus diterapkan dalam komunikasi keluarga ku, walaupun hanya terbata-bata.hehe..tapi terus belajar,juga perlu belajar 2 bahasa suku-papa dan mama ku,,oke lengkap lah bahasa ku yang campur aduk..dari bahasa Indonesia,Inggris (ajaran di sekolah),bahasa donggala yang campur aduk dengan bugissness, bahasa mandarin (bahasa dasar keluarga), bahasa koantong dan hokian sebagai pelengkap kalo mau nguping pembicaraan orang tua, kalo mau ba gosip, kalo mau tau rahasia keluarga-di pihak papa dan mama ku.hehehe..
Tapi sampai hari ini saya tidak pernah tahu kenapa saya dan moyang-moyang ku terdampar di Indonesia..==”.ckck
Oke,,cukup pengantar nya...karena saya sudah terlanjur lahir di Indonesia, jadi saya menceritakan kehidupan ku sebagai anak berketurunan Cina yang terdampar di Indonesia,lebih tepatnya pulau Sulawesi, Provinsi Sulawesi Tengah, Kota Palu, Kabupaten Donggala, kecamatan Banawa, kelurahan Boya..hahahhahahah..=D
Tak selamanya kehidupan ku berjalan dengan mulus, sebagai kaum ‘minoritas’ di negara Indonesia yang saya banggakan ini..aseekk..banyak kerikil yang harus dilewati (read : cemoohan,ejekan)..
Yaa,saya juga tidak tau kenapa bisa begitu...T.T

Masih teringat jelas waktu SD saya mengurusi bea siswa prestasi di kantor kelurahan,,begini ceritanya :
Si bapak : anaknya Toko Fajar kan? (toko fajar=toko bokap guaaa..)
Saya yg polos : iya pak.
Si bapak : Mau ba apa di sini? (read : mau ngapain?)
Saya yg polos : mau urus bea siswa prestasi pak, di seluruh kepala sekolah
Si bapak : Orang cina sudah kaya, untuk apa lagi urus begitu..ini untuk yang miskin..
(jedueeeeeeeeeerrr!!! Langsung diam, mau menangis,,haha..emang orang berprestasi harus di liat dari segi ekonomi???..cpcpcpcp.==”..dan hasilnya memang kagak dapat bea siswa! Kagak sopraaannnn.huuu)

Pengalaman yang sama seperti di atas juga pernah terulang waktu kuliah..ckckck..tolong bedakan beasiswa PRESTASI dan beasiswa EKONOMI LEMAH doonkkkkk pakk..

Pernah juga di bilangi begini sama teman sendiri..cerita waktu itu lagi nongkrong laahh..hoeks
Si X : “orang cina yang di indonesia itu, katanya sejarah orang-orang yang miskin di Negara cina, makanya lari ke Indonesia.” (puji Tuhan papa dan mama ku berkecukupan sampai hari ini kok..)
Si Y : “orang cina itu banyak kongkalikong nya.” (hah?? Apa itu?, puji Tuhan keluarga ku tidak pelihara kingkong..wkwkwkkw.”)
Dan sebenarnya masih banyak lagi cerita pahit yang menohhookk hati, tapi di simpan sendiri saja yaaa..hahaha
#menulis cerita diatas, tak berarti saya dendam dengan orang-orang itu, tapi hanya mau bilang HIDUP JADI ORANG MINORITAS ITU TIDAK ENAAAAAAAAKKK..hahha

Tapi di balik semua itu saya bersyukur bahwa Dia yang menempatkan saya sebagaimana ada nya, adalah Tuhan yang tahu rencana TERBAIK untuk saya.
ketika saya diejek, saya jadi tahu bahwa hanya Tuhan yang menerima saya apa adanya..

Sobat kehidupan, adakah saat ini kalian sebagai “kaum minoritas” di lingkungan mu???
Jangan menggerutu,,,
jangan bertanya “MENGAPA TUHAN?”, terlalu banyak..
Percayalah ada hal besar yang sedang Tuhan siapkan..
Buktikan pada dunia, KAU TIDAK SEPERTI YANG MEREKA KATAKAN..
Buktikan, kau akan membawa perubahan yang woww, jauh dari dugaan mereka..
Seka aer mata mu.hahah(read : jangan menangis!)
Big Smile For Everyone..=D

Tips : ketika sob-sob di ejek, jangan pecahkan kaca, karna bikin sakit tangan..haha..tapi buatlah sebuah TEKAD, sebuah JANJI!---
“suatu saat (sebut nama mu) akan menjadi orang yang paling di kagumi oleh (sebut nama orang yang mengejek mu)!”
(hahahah..janji nya terserah sob-sob semua lah mau jadi apa kelak,,intinya jangan sampai ejekan itu bikin kita mendendam! Bikin patah tulang belakang saja..hehe)
Once again..BIG SMILE..=D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar