Sabtu, 26 Oktober 2013

Belajar di Kala Duka

Puji Tuhan, bulan november yang nan indah ini, Papi J mengijinkan saya tentang HEMAT...
Ya, lebih tepatnya belajar hemat karena kehilangan ATM..rasanya itu gimana yaaa...hikz
Entahlah keberadaan ATM itu skrg ada di mana, entah dirumah atau ketinggalan di suatu tempat..
yang pasti sejak kepergiannya hidup berubah menjadi merana ekonomi alias agak miskin..huuf..
Untungnya pada saat kepergiannya,makanan di kulkas ada banyak (setidaknya masih bisa makan dan minum dengan makmur)..yang jadi permasalahan adalah BENSIN booo.. rasanya dalam bulan ini mimihiro dehidrasi bensin,, dan kayaknya sudah dua kali sempat mogok dijalan (huhu sedihnya).
 sampai yang paling bikin hampir menangis (hampir) adalah saat itu bensin motor saya habis dan dengan pedenya ke POM bensin, astagaa ternyata uang di dompet sisa 4000 rupiah (4000rupiah bisa dapat apa? jep ajep ajep..) mulailah aksi menggorok kantong2 mimihiro (kebiasaan baik adalah senantiasa melempar uang koin ke bagasi dan kantong depan mimihiro)...puji Tuhaaann pas 10000 rupiah (tidak malu2in beli bensin kan).hahahhhaa..TT..sedih

Dan puji Tuhan lagi,,keKEREan ini menciptakan cerita lagi bersama windy..
tanggal 26 Okt kemarin kami menjenguk teman kami yang habis dioperasi. Krn baru jam 9 dan saat itu saya galau (galau karena kami tahu bagaimana mekanisme dan prognosis penyakit dari teman yang kami kunjungi..huuu)...akhirnya kami memutuskan untuk jalan-jalan sebentar untuk makan ataupun minum. Dan kami putuskan untuk ke KFC (rencananya hanya beli 2 gelas Moc-Float, tapi ternyata habis), mau beli yang lain juga terbatas dan tidak sesuai selera. Malam ini kehidupan kami sangat miris, yakni : sedang galau, 2 2 nya tidak punya uang blas dan uang yang dipake untuk membeli adalah PINJAMAN (BA UTANG)..ckckckckckck..Oke,karna batal makan di KFC, kita ke tempat makan didepannya (read: pedagang kaki 6 = KERIPIK SINGKONG harga 3500 1 ons) dan dimakan di teras KFC biar terlihat KEREnn (oh hidupku)...setelah makan seplastik keripik, kami pergi beli minum di swalayan terdekat, masuk (ckreeek), berdiri didepan kulkas 3 menit (minum apa yaaa..),,Gladys: Ingat kita ba utang (Ambil Air mineral botol pendek),,windy: Iyo dant (Pasrah..)..
Setelah beli minum, keluar dari swalayan dan pergi duduk,d mana? di teras toko nya orang dan gelap plus banyak nyamuk..dan ba curcol sampe begoo..sekian malam itu..pulaaaaang ingat proposal,ingat suami (hah? hahahah)..

Mungkin cerita di atas sangat lucu,aneh,menyedihkan apapun lah..
Dalam hal ini mungkin Tuhan ingin saya belajar untuk MENGGUNAKAN UANG DENGAN BIJAK...
Saat kita dalam kelimpahan, seberapa sering kita dengan mudah mengeluarkan uang untuk sesuatu yang tidak terlalu penting (bukan kebutuhan)..
Saat kita kekurangan pun, kita selalu punya bank untuk mengambil uang...Orang tua selalu jadi investasi terbaik untuk meminta uang uang dan uang tanpa mengetahui kesusahan mereka mencari nafkah dan banting tulang hanya untuk memenuhi keinginan kita yang kadang tidak berguna.
Dalam kesusahan ekonomi pun, orang tua akan tetap mengingat kita dan memberikan yang kita kehendaki. Tanpa kita pernah tau apakah mereka sedang kesulitan atau tidak..yang di tau hanya meminta. Miris..
HEMAT tidak sama dengan PELIT !!!
Dengan sedikit lebih hemat maka kita telah menyimpan energi orang tua kita...asoooy..
Ketika mengeluarkan uang dari kantong, tanyakan lebih dulu, apakah ini saya inginkan atau butuhkan? Dan ingat lah wajah dan jerih payah papa mama tercinta..

Terima kasih untuk pelajaran bulan ini Babe J...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar